Rabu, 06 Februari 2013

PUPUS

pupus

Anya terus melangkah kan kaki nya dengan perasaan yang tak menentu, Anya bener-bener tak menyangka kalau ardi orang yang selalu mengisi hari-hari nya, yang membuat nya selalu tersenyum, Dan sangat ia sayang tega memutus kan hubungan dengan nya, Dengan alesan yang tidak jelas,

"Udah lah nya, Aku nggak bisa menerus kan hubungan kita lagi, Aku nggak mau membuat kamu sakit" Kata-kata terakhir ardi yang masih terus melekat di telinga nya,
Dan tanpa anya sempet untuk menanya kan maksud dari perkataan ardi, Dia telah meninggal kan anya sendirian, Meninggal kan luka yang teramat dalam,
Apakah ardi tidak tahu kalau anya sangat menyayangi nya??
Apakah ardi tidak menyadari betapa hancur hati anya, Saat ardi memutus kan hubungan dengan nya???

"Bagai mana akan aku hadapi malam tanpa mu"
"Bagai mana ku hadapi datang nya pagi tanpa senyum mu"
"Dan bagai mana aku menghadapi hari-hari tanpa cinta mu"

Tanpa di sadari air mata anya mulai menetes menemani perjalanan nya yang tanpa arah, Hanya mengikuti tiap langkah dari kaki nya, Angan nya pun melayang jauh..

Ardi emang bukan siapa-siapa, Dia tidak mempunyai harta yang banyak, Yang selalu di bangga kan tiap orang, Tidak mempunyai mobil mewah, Rumah mewah, Tapi ardi mempunyai segala nya untuk meluluh kan hati nya, membuat hari-hari nya selalu di temani senyuman, Dan hidup nya terasa lebih berarti,
Tapi kenapa disaat hubungan mereka belum genap satu tahun, Hubungan mereka harus kandas di tengah jalan, Padahal anya selalu berharap semoga ardi adalah orang terakhir yang akan menemani hidup nya sampai tua, Sampai ajal menjemput mereka,.

"Anya kamu ngapain disini" Kata klara saat di liat nya anya jalan sendirian di pingggir jalan,
"Sayang kamu kenapa? Kok nangis"??? Kata klara sambil memeluk anya,
"Ardi mutusin aku" Kata anya sambil tetap menangis di pelukan klara,
"Kok bisa kenapa"???
Anya mengelengkan kepala nya dengan pelan, Sampai saat ini pun anya nggak tau alesan apa sebener nya ardi mutusin hubungan dengan nya,
"Udah ya, Kamu jangan nangis lagi" Kata klara sambil mengajak anya pulang kerumah.



pupus

Anya langsung menetes kan air mata nya saat di lihat nya ardi bermesraan berdua sama aurel, Cewek paling kaya di sekolah nya,

"Ardi kamu ngapain sama aurel" kata anya sambil menarik tangan ardi,
"Heh,,!!! Cewek kampung loe ngapain main tarik tangan cowok gue" Kata klara sambil menarik tangan ardi,
"Ayo sayang kita pergi aja, Abis disini ada cewek aneh si" Kata aurel sambil menarik tangan ardi dan meninggal kan anya sendiri,

Anya bener-bener tidak menyangka Kalau ternyata ardi memutus kan hubungan dengan nya hanya karna aurel.

"Kenapa si air mata ini harus menetes cuma karna seorang bajingan seperti ardi",

Anya pun langsung berlari dan memeluk sahabat nya,
"Anya kamu kenapa lagi" Kata Klara sambil menghapus air mata anya,
"Ardi ra"
"Ia ardi kenapa"
"Ardi mutusin aku cuma karna aurel, Mereka udah jadian ra"
"Nya maafin aku ya"
Anya langsung menatap mata klara, Maksud nya apa klara minta maaf sama diri nya,
"Maafin aku karna nggak ngomong jujur sama kamu"
"Maksud kamu" Kata anya sambil mengangkat kedua alis nya,
"Sebener nya ardi dan aurel nggak pernah jadian" Kata klara sambil melepas pelukan anya dan berjalan kearah jendela, Menatap anak-anak yang lagi asik maen basket,
"Maksud kamu apa ra" kata anya sambil mendekati klara,
"Waktu itu aku nggak sengaja mendengar obrolan mereka"
"Obrolan apa" Kata anya langsung memotong perkataan klara,
"Waktu itu tanpa sengaja aku denger kalau ardi mau membiyayai pengobatan ibu nya, Ardi harus mau mutusin kamu, Dan jalan sama aurel, Sebab aurel yang akan membiayayai pengobatan ibu nya ardi" Kata klara panjang lebar,
Anya memandang klara dengan tajam, Tak percaya kenapa sahabat nya baru ngomong sekarang, Dan tak akan pernah air mata nya akan menetes kalau seandai nya klara mengatakan yang sebener nya dari dulu,

pupus

Anya langsung berlari mencari ardi, Tanpa memperdulikan teriakan klara yang terus memanggil nama nya, Yang ada di pikiran saat ini dia pengen cepet-cepet menemui ardi untuk menanya kan yang sebener nya

"Ardi tunggu" Kata anya saat di lihat nya ardi lagi berdiri di pinggir jalan,
"Anya kenapa" Kata ardi kaget, Dan tampak wajah nya yang cerah saat anya datang,
"kamu kenapa nggak mau jujur sama aku" Kata anya sambil memeluk ardi, "Kamu kenapa nggak ngomong kalau kamu pacaran sama aurel hanya karna untuk mendapat kan biaya untuk pengobatan ibu mu".
"Kamu tahu dari siapa" Kata ardi kaget, Tidak menyangka kalau anya bakalan tahu kenapa dia pacaran sama aurel,
"Klara yang ngomong sama aku, Dia denger saat kamu lagi ngomong sama aurel"
"Maafin aku nya" Kata ardi sambil membalas pelukan anya,
"kamu udah tahu kan yang sebener nya, Kalau aku juga sayang banget sama kamu, Tapi aku terpaksa melakukan nya demi ibu ku"
Anya hanya diam dan mempererat pelukan nya,

Dan untuk beberapa saat lama nya mereka berdua saling terdiam, Bermain dengan pikiran nya masing-masing, Hingga Pada akhir nya sebuah mobil yang melaju dengan kencang tiba-tiba dateng, Dan ardi pun langsung mendorong anya,

"Brak"!!!!
Anya langsung menjerit histeris melihat ardi orang yang sangat ia sayang Bersimbah darah Tertabrak mobil didepan mata nya, Demi  menyelamat kan diri nya...

End

2 komentar:

serba serbi mengatakan...

Kok copasnya nggak 100% mbak link sumbernya mana...?

Siti Aminah mengatakan...

hehe.. maaf om,, baru belajar.. masih awam kihh... bisa dibilang amatir juga,,, :)